Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI)
Cabang Batam Periode 2017-2020 menggelar Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Gigi
dan Mulut pada hari
Sabtu tanggal 17 Maret 2018 bertempat di Pulau Galang. Dengan mengambil tema “Saatnya Berbagi, Berkarya Untuk Sesama”,
kegiatan ini dipusatkan di UPT Puskesmas Galang, Kelurahan Sembulang, Kecamatan
Galang, Kota Batam. Bakti sosial ini melibatkan masyarakat sekitar dan murid sekolah
dasar. Kegiatan Bakti Sosial ini meliputi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
anak dan dewasa, sikat gigi bersama murid sekolah dasar, konsultasi dan
pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta tindakan pencabutan gigi. Kegiatan
ini melibatkan 50 dokter gigi anggota PDGI Cabang Batam. Kegiatan Bakti Sosial diawali dengan laporan Ketua Panitia drg.Abdul Rasyid dan sambutan Ketua PDGI Cabang Batam drg.Ratih Anggraini.
Upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta pembinaan kesehatan gigi terutama pada kelompok anak sekolah perlu mendapat perhatian khusus, sebab pada usia ini anak sedang menjalani proses tumbuh kembang. Keadaan gigi sebelumnya akan berpengaruh terhadap perkembangan kesehatan gigi pada usia dewasa nanti. Penyakit karies pada anak, banyak dan sering terjadi namun kurang mendapat perhatian dari orang tua karena anggapan bahwa gigi anak akan digantikan gigi tetap. Orang tua kurang menyadari bahwa dampak yang ditimbulkan sebenarnya akan sangat besar bila tidak dilakukan perawatan untuk mencegah karies sejak dini pada anak.
Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menyatakan bahwa proporsi terbesar masalah gigi di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang/sakit (45,3%), sedangkan masalah kesehatan mulut yang mayoritas dialami penduduk Indonesia adalah gusi bengkak dan/atau keluar bisul (abses) sebesar 14%. Melihat angka tersebut, kita harus mencegah karies sejak dini dengan tindakan preventif dan promotif serta melakukan dental health education berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga oral hygiene atau kebersihan mulut untuk mencegah timbulnya karies dan masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya. Selain itu promosi kesehatan seperti menyikat gigi dua kali sehari, penggunaan obat kumur dan dental floss, serta memeriksakan gigi secara berkala setiap enam bulan sekali ke dokter gigi juga penting untuk diketahui dan dilakukan.
Taraf
kesehatan gigi dan mulut masyarakat pulau sekitar Kota Batam masih sangat
rendah. Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat serta minimnya sarana
prasarana pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat hinterland juga
menjadi salah
satu hal yang mendasari kegiatan ini
dilakukan di Pulau Galang dengan harapan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran
dan kepedulian masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut.
Sumber: Seksi Pengabdian Masyarakat PDGI Cab Batam